sometimes good friends could never understand you
sometimes good friends can hurt you a lot
and sometimes good friends can make you cry
but then
sometimes strangers can really understand you
sometimes strangers can be a good listener
and sometimes strangers can make you happy
this is life
nothing will satisfy us enough
but its wrong
alhamdulillah
He gave me everything enough
as I think
I wanna go back to my kindergarten
where that time
there's no heart feelings and no hurt feelings
who will you choose??
friends or strangers
I choose my mom and dad
Thursday, December 9, 2010
Tuesday, December 7, 2010
jam tangan
Seorang pemuda sedang dalam perjalanannya kembali ke
Kuala Lumpur dengan
menaiki keretapi Mel-malam. Antara penumpang yang
ramai ada seorang tua
yang duduk disebelahya. Setelah lama berdiam diri,
sambil menguap si pemuda
bertanya kepada orang tua tersebut, " Pakcik, pukul
berapa sekarang?"
Sebuah pertanyaan yang biasa, yang kadangkala kita
tujukan kepada
sesiapapun kan? Dan selalunya kita akan mendapat
jawapan. Namun kali ini
sungguh diluar dugaan, orang tua tadi berdiam diri
sahaja.
Mungkin orang tua ini kurang pendengaran, berkata
pemuda tersebut di dalam
hati. Dia mengulanginya sampai 3 kali. Namun orang
tua itu tetap berdiam
diri tanpa sebarang riak dari wajahnya.
Pemuda tersebut mencuit orang tua tersebut dan
berkata, "Saya hairan
mengapa pakcik tidak menjawap pertanyaan saya?
Salahkah saya bertanya?
Orang tua itu menoleh sambil berkata, "Bukannya saya
tidak mahu
menjawap,tapi nanti kalau saya jawap, kita pasti
akan bersoal jawap
mengenai soal ini soal itu, dan akhirnya kita akan
bertambah mesra."
Si pemuda termangu mendengar ceramah orang tua itu.
Terus dia bertanya
lagi, "Lalu apa salahnya kalau kita menjadi lebih
mesra?"
Orang tua itu berkata lagi, "Apabila kita bertambah
mesra ketika anak gadis
dan isteri saya menjemput saya di Kuala Lumpur,
nanti kita akan turun
sama-sama.Dan saya pasti mengenalkan mereka kepada
kamu."
Si pemuda itu tambah bingung dan tidak tentu arah.
"Jadi?" tanyanya lagi.
"Isteri saya orangnya baik sekali kepada semua
orang, takut nanti dia
mempelawa anda ke rumah. Nanti kamu akan mandi dan
berehat di rumah saya,
dan juga akan kami jamu di rumah saya. Setelah itu
kamu boleh menjadi rapat
dengan anak gadis saya dan kamu akan menjadi teman
lelaki anak saya.
Lama-lama kamu akan menjadi menantu saya," katanya
lagi.
Si pemuda yang tadi sudah bingung sekarang semakin
bingung.Terus dia
bertanya, "Pakcik, apakah hubungannya semua ini
dengan pertanyaan saya yang
pertama?
Sambil berdiri orang tua tersebut menjawap dengan
lantang, "Masalahnya?,
SAYA TIDAK MAHU MEMPUNYAI MENANTU SEPERTI KAMU. JAM
TANGAN PON TAKDERRR!
CIKAI BETUL!!"
[this is just for fun and believe me after this there will be more]
Kuala Lumpur dengan
menaiki keretapi Mel-malam. Antara penumpang yang
ramai ada seorang tua
yang duduk disebelahya. Setelah lama berdiam diri,
sambil menguap si pemuda
bertanya kepada orang tua tersebut, " Pakcik, pukul
berapa sekarang?"
Sebuah pertanyaan yang biasa, yang kadangkala kita
tujukan kepada
sesiapapun kan? Dan selalunya kita akan mendapat
jawapan. Namun kali ini
sungguh diluar dugaan, orang tua tadi berdiam diri
sahaja.
Mungkin orang tua ini kurang pendengaran, berkata
pemuda tersebut di dalam
hati. Dia mengulanginya sampai 3 kali. Namun orang
tua itu tetap berdiam
diri tanpa sebarang riak dari wajahnya.
Pemuda tersebut mencuit orang tua tersebut dan
berkata, "Saya hairan
mengapa pakcik tidak menjawap pertanyaan saya?
Salahkah saya bertanya?
Orang tua itu menoleh sambil berkata, "Bukannya saya
tidak mahu
menjawap,tapi nanti kalau saya jawap, kita pasti
akan bersoal jawap
mengenai soal ini soal itu, dan akhirnya kita akan
bertambah mesra."
Si pemuda termangu mendengar ceramah orang tua itu.
Terus dia bertanya
lagi, "Lalu apa salahnya kalau kita menjadi lebih
mesra?"
Orang tua itu berkata lagi, "Apabila kita bertambah
mesra ketika anak gadis
dan isteri saya menjemput saya di Kuala Lumpur,
nanti kita akan turun
sama-sama.Dan saya pasti mengenalkan mereka kepada
kamu."
Si pemuda itu tambah bingung dan tidak tentu arah.
"Jadi?" tanyanya lagi.
"Isteri saya orangnya baik sekali kepada semua
orang, takut nanti dia
mempelawa anda ke rumah. Nanti kamu akan mandi dan
berehat di rumah saya,
dan juga akan kami jamu di rumah saya. Setelah itu
kamu boleh menjadi rapat
dengan anak gadis saya dan kamu akan menjadi teman
lelaki anak saya.
Lama-lama kamu akan menjadi menantu saya," katanya
lagi.
Si pemuda yang tadi sudah bingung sekarang semakin
bingung.Terus dia
bertanya, "Pakcik, apakah hubungannya semua ini
dengan pertanyaan saya yang
pertama?
Sambil berdiri orang tua tersebut menjawap dengan
lantang, "Masalahnya?,
SAYA TIDAK MAHU MEMPUNYAI MENANTU SEPERTI KAMU. JAM
TANGAN PON TAKDERRR!
CIKAI BETUL!!"
[this is just for fun and believe me after this there will be more]
Monday, December 6, 2010
first and last trial

okay..serve myself
and please don't get me wrong
I am not taking drug pills
its only for my flue
but last night I forgot to take it
so this morning I woke up with bad flu
so accidently I took 2 pills which is overdose of course
and as the result,
for whole day..I was sleepy and headache because of it
urghhhh.....disaster..
Sunday, December 5, 2010
Thursday, December 2, 2010
Subscribe to:
Posts (Atom)



